Ada peramu jamu Indonesia di Belanda

Ada peramu jamu Indonesia di Belanda

‘Ini persiapan untuk bikin jamu,’ jelas Sisilia Anggraeni sambil mengiris-iris jahe, ‘Jumat adalah hari produksiku.’ Tiap minggu, pemilik Djamu Juice ini memproduksi sedikitnya 20 liter jamu untuk pelanggan-pelanggannya di Belanda. Ada tiga macam jamu racikannya: Gember (jahe), Kurkuma/Tamarind (kunyit, asem), dan Golden Milk (kunyit, jahe, kayu manis).

Sisilia sedang memotong jahe (Sumber: Yanti Mualim)
Sisilia sedang memotong jahe (Sumber: Yanti Mualim)

Memperkenalkan jamu di Belanda

Di Indonesia sekalipun, tidak semua orang suka minum jamu, bagaimana orang Belanda bisa suka jamu? Sisilia Anggraeni adalah perawat asal Indonesia yang bekerja di sebuah panti jompo di Hilversum. Sejak dulu dia memang suka minum jamu, apalagi kalau merasa tidak enak badan. Itu pula yang ia sarankan pada rekan-rekannya dan bahkan juga pada para lansia penghuni tempat ia bekerja. Awalnya dia membuat jamu di rumah, kemudian ia bagikan pada rekan-rekannya. Ternyata mereka suka minuman berkhasiat buatan si rekan dari Indonesia ini, begitu pula beberapa penghuni rumah jompo.

Lalu seorang kenalan mengatakan: ‘Produkmu itu bagus, kamu harus tekuni. Saya buatkan flyer. Gratis!’ Itu sekitar 5 tahun lalu.’ Begitulah mulanya Sisilia Anggraeni memperkenalkan Djamu Juice sebagai tradisi meneguk minuman yang terbuat dari rempah-rempah dengan rasa khas dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Sekarang banyak pelanggan memesan Djamu Juice secara online. ‘Tidak ada aturan tetap, boleh diminum pagi, boleh juga diminum malam hari. Kalau terlalu keras, boleh dicampur air atau diberi madu,’ begitu lanjutnya santai. Botol dengan etiket hijau bertuliskan Gember, dengan bahan dasar sesuai namanya yaitu jahe, dikenal berkhasiat anti-inflamasi.

Minuman ini cukup populer di Belanda. Botol berikutnya bertuliskan Kurkuma/Tamarind. ‘Kurkuma itu kunyit ya dan asem. Ditambah lada hitam supaya antioksidannya aktif di dalam tubuh,’ begitu si peramu jamu di Hilversum. Dan botol ketiga dengan etiket kuning bertuliskan Golden Milk. ‘Golden milk itu, jahe, kunyit, kayu manis. Diminumnya pakai susu dihangatkan, dikasih madu. Ini populer banget. Kan orang Belanda suka yang creamy-creamy.’

Bukan hanya orang Belanda yang suka rasa gurih, di Indonesia ada bandrek dan ada bajigur, minuman yang manis gurih ini banyak penggemarnya. Meski Djamu Juice adalah resep ciptaan si pembuatnya sendiri, minuman-minuman tradisional Indonesia bisa memberi inspirasi. Minuman-minuman yang berakar pada tradisi berubah sesuai zaman, beberapa resepnya sangat kekinian seperti Orange Ginger Mocktail dan Gember Limonade.

Sisilia di muka botol-botol yang siap untuk diisi (Sumber: Yanti Mualim)
Sisilia di muka botol-botol yang siap untuk diisi (Sumber: Yanti Mualim)

Pelanggan dan peminat jamu

Botol-botol bersih yang masih berjajar di dapurnya tidak lama lagi akan diisi minuman ramuannya. Setelah itu, masih banyak yang harus diselesaikan oleh Sisilia Anggraeni: mengemas botol-botol berisi jamu, ada sebagian yang ia antarkan langsung ke pelanggan, ada pula yang ia siapkan untuk dikirim. Banyak pelanggan tetap, tinggal di Hilversum dan sekitarnya, seperti Huizen dan Amersfoort, tetapi ada juga pelanggan dari Limburg. Limburg adalah provinsi yang terletak di Belanda Selatan, cukup jauh dari Hilversum.

Bagaimana mereka bisa sampai jadi pelanggan Djamu Juice? Selain online, Djamu Juice sering hadir di pasar-pasar organik. Mata dagangan di pasar semacam ini nirpestisida. Sisilia Anggraeni berpendapat, walaupun harganya lebih mahal, dia memilih menggunakan jahe dan kunyit organik. Oleh karena itu, ia berlangganan di sebuah toko organik yang menjamin bahan-bahan baku yang dibutuhkannya bebas pestisida dan bebas pupuk buatan.

Selain bahan baku organik, jamu buatannya tanpa gula dan tanpa bahan pengawet. Oleh karena itu, jika botol jamu sudah dibuka, harus cepat dihabiskan, tidak lebih dari 2 minggu. Dalam keadaan tertutup dapat bertahan selama 3 minggu. Menjelang hari-hari raya seperti Natal, di banyak tempat di Belanda diselenggarakan Kerstmarkt [Pasar Natal]. Untuk penjualan di pasar-pasar ini, produksinya bisa berlipat ganda. Dan dari pasar-pasar itu ia mendapat pelanggan-pelanggan baru.

Alasan mengapa jamu buatannya tidak dijual di toko-toko menurut keterangan Sisilia Anggraeni adalah karena banyak peraturan yang harus dipenuhi sebelum mendapat izin. Jamu itu harus diperiksa di laboratorium dan dia harus menjelaskan tentang bahan-bahan bakunya dan dari mana asalnya.

Djamu Juice berjualan di sebuah bazar (Sumber: Sisilia Anggraeni)
Djamu Juice berjualan di sebuah bazar (Sumber: Sisilia Anggraeni)

Wiraswasta di Belanda

Untuk boleh menjual jamu di toko di Belanda harus melalui pemeriksaan ketat dan banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Oleh karena itu, untuk sementara, Djamu Juice dipasarkan online. Lalu bagaimana persyaratannya untuk menjadi wiraswasta di Belanda? ‘Cukup banyak peraturannya. Pertama-tama harus mendaftar di KvK (Kamer van Koophandel / kamar dagang),’ jelas Sisilia. ‘Lalu mendapatkan nomor, lalu urusan pajak dan lain sebagainya. Suami saya yang mengurus. Sampai sekarang saya masih pakai KOR (kleineondernemersregeling/ peraturan wiraswasta kecil), jadi belum membayar omzetbelasting [pajak omzet], karena omzetnya di bawah €20.000 per tahun.’

Di atas jumlah itu harus membayar pajak tetapi ada keringanan lain; berbagai biaya operasional bisa diminta kembali. Dan itu banyak, misalnya biaya transportasi, biaya mengirim barang, biaya bahan pengemas dan beberapa lainnya. Selama memproduksi jamu ini, Sisilia tidak pernah didatangi pengawas keamanan bahan pangan. Menurut peraturan di Belanda, jika sesuatu diproduksi sendiri secara ambachtelijk (manual/tanpa mesin), maka tidak ada pemeriksaan.

Sambil tertawa, Sisilia menceritakan betapa usahanya dihargai oleh para pelanggan tetapnya. Hal ini mereka utarakan ketika dia berlibur beberapa minggu. Para pelanggan ketika itu membeli jamu di toko, tetapi mereka tidak puas karena rasanya yang tidak sebaik Djamu Juice.

Djamu Juice Ramuan tradisional (Sumber: Sisilia Anggraeni)
Djamu Juice Ramuan tradisional (Sumber: Sisilia Anggraeni)

Posts Releases

1 2 3 4 5 6